Perbedaan Stunting dan Gizi Buruk: Gejala, Dampak, dan Cara Mengatasinya - Epza Clinic Kajen
Stunting vs Gizi Buruk: Emang Bedanya Apa Sih?
Banyak yang ngira stunting = gizi buruk. Eits, tidak meratakan itu . Keduanya memang soal nutrisi, tapi beda kasusnya.
Stunting adalah dimana terjadi kondisi gagal tumbuh karena kekurangan gizi dalam jangka panjang, biasanya ini disebabkan karena kurangnya asupan gizi dalam 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) dari hamil sampai anak 2 tahun. Stunting ini biasanya prosesnya lama atau bisa menahun. Ciri fisiknya yaitu tinggi badan anak lebih pendek dari standar usianya. Lalu apakah bisa balik normal? Biasanya susah banet kalau sudah lewat usia 2 tahun, dampaknya permanen.
Penyebab Gizi Buruk, Perbedaan Stunting Dan Gizi Buruk, Kalkulator Status Gizi Anak, Cek Gizi Anak, Resume Poli Anak
Sedangka Gizi buruk adalah kondisi kekurangan gizi akut yang parah dan membutuhkan penanganan yang cepat. Penyebab utamanya yaitu dari asupan makan yang sangat kurang, diare berkepanjangan dan infeksi berat. Gizi buruk ini biasanya terjadi secara tiba-tiba dalam hitungan minggu atau bulan. Ciri fisiknya yaitu berat badan anak sangat kurang, badadn jadi sangat kurus, dan bahkan bisa sampai busung lapar. Untuk gizi buruk ini masih bisa dikejar kalau anak ditangani dengan cepat dan tepat, terutama langsung pada ahlinya dokter spesialis gizi.
KONSULTASI LANGSUNG EPZA CLINIC BISA KLIK DISINI https://wa.me/6285329036883
Gampangnya begini: Stunting itu soal tinggi badan, gizi buruk itu soal berat badan. Anak stunting belum tentu kurus, tapi anak gizi buruk sudah pasti BB-nya anjlok.
Gejala yang Harus Kamu Waspadai
Ini tanda tandanya agar bunda bunda pada tahu nih:
Gejala Stunting pada Anak:
- Tinggi badan di bawah rata-rata anak seusianya. Cek di buku KIA ya.
- Pertumbuhan gigi akhir
- Anak jadi mudah capek, lesu, kurang aktif main
- Perkembangan otak telat: susah fokus, telat bicara
- Imun lemah, bolak-balik sakit
Gejala Gizi Buruk pada Anak:
- Berat badan turun drastis, tampak tulang rusuknya
- Otot mengecil, pipi kempot, kulit keriput
- Ada yang tipe kwashiorkor : kaki/badan bengkak, rambut jagung, wajah sembab
- Ada yang tipe marasmus : super kurus, wajah kayak orang tua
- Rewel banget atau malah apatis diem aja
- Sering diare dan infeksi
Dampaknya Ngeri Nggak Sih? Spoiler: Banget
Jangan disepelein ya guys. Keduanya ngaruh ke masa depan anak.
Dampak Stunting:
- Otak gak maksimal - IQ anak bisa lebih rendah 5-10 poin. Susah saing di sekolah & kerja nanti.
- Gampang kena penyakit - Diabetes, jantung, hipertensi ngintai pas dewasa.
- Produktivitas turun - Pas gede, potensi gajinya bisa potong sampai 20%.
- Postur pendek permanen - Nggak bisa dikejar lagi setelah 2 tahun.
Dampak Gizi Buruk:
- Risiko kematian tinggi - Kalau tidak terselesaikan, bisa berakibat fatal dalam hitungan hari.
- Organ tubuh rusak - Jantung, hati, ginjal kerja ekstra keras.
- Tumbuh kembang berhenti - Anak jadi tidak seaktif temen-temennya.
- Trauma psikologis - Anak jadi takut makan atau malah mudah trauma.
Terus Cara Ngatasinya Gimana Dong?
Tenang, masih bisa dicegah dan ditangani kok. Kuncinya: gercep!
Cara Mengobati & Mengatasi Stunting :
- Sejak Bumil: Ibu hamil wajib makan gizi seimbang, minum tablet tambah darah, rutin periksa ke puskesmas.
- ASI Eksklusif 6 Bulan: Tidak ada drama skip ASI ya, ini nutrisi terbaik.
- MPASI Kaya Protein Hewani: Umur 6 bulan ke atas kasih telur, ikan, ayam, daging. Jangan cuma bubur doang.
- Pantau Tumbuh Kembang: Timbang & ukur tinggi tiap bulan di Posyandu / Klinik poli anak terdekat
- Sanitasi Bersih: Cuci tangan, air bersih, jamban sehat. Diare = nyedot nutrisi anak.
Cara Mengatasi Gizi Buruk:
- Langsung ke Faskes: Ini sahabat darurat . Bawa ke puskesmas/RS buat dapat terapi F100/F75.
- PMT Pemulihan: Dapet Makanan Tambahan khusus dari puskesmas buat ngejar BB.
- Obati Penyakit Penyerta: Kalau ada TBC, cacingan, diare, harus sembuh dulu baru gizinya naik.
- Edukasi Orang Tua: Belajar pola makan & pola asuh yang benar menjadi ahli gizi.
Lebih Baik Daripada Ngobatin
Stunting itu berdampak jangka panjang, gizi buruk itu darurat jangka pendek. Dua-duanya musuh tumbuh kembang anak.
Kuncinya ada di 1000 HPK: 270 hari selama hamil + 730 hari sampai anak usia 2 tahun. Di fase ini nutrisi harus on point banget.
Yuk jadi orang tua yang melek gizi. Kalau ngerasa anakmu ada tanda-tanda di atas, langsung Saja periksakan ke Posyandu atau Puskesmas atau langsung ke Klinik Spesialis Gizi Anak di Epza Clinic Kajen sini!
Butuh info lebih lanjut tentang pencegahan stunting dan gizi buruk? Konsultasi langsung ke ahli gizi di Epza Clinic kami. Konsultasikan Segera dengan Dokter Spesialis Gizi klinik untuk memulai perubahan tumbuh kembang anak!
Hubungi Kami :
Klinik EPZA Kendal : 0811 2755 533
Klinik EPZA Kajen : 0853 2903 6883
Beralamat di: Jl. Mandurorejo Kajen No.343, Tambor, Nyamok, Kec. Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah 51161




.jpg)
Comments
Post a Comment